Jumat, 17 Juni 2016

PERTEMUAN XIII

PERTEMUAN XIII

INSTALASI MIKROTIK MENGGUNAKAN VIRTUALBOX

Langkah-langkah mengisntal mikrotik adalah sebagai berikut:

1.      Buka Virtualbox dan kemudian klik ikon “New”



2.       Ketikan nama virtual machine-nya dan pilih ukuran ramnya





3.       Kemudian klik “next” saja hingga tampilan seperti di bawah ini



4.       Kemudian klik setting-storage klik pada tusian “empty” dan klik ikon CD di seblah kanan, kemudian browse ke tempat dimana mikrotik.iso disimpan, setelah itu klik “OK”



5.       Klik “start” untuk menjalankannya


6.       Dan begitulah hasilnya





INSTALASI MIKROTIK
1.Pilihlah modul yang akan diinstal, untuk memilihnya bisa menekan tombol “a” untuk memilih keseluruhan modul pada mikrotik. Setelah itu tekan “i” untuk melakukan instalasi modul-modul tersebut.
 
2.Warning: all data on the disk will be erased!
Continue? [y/n]
Choose “Y
3.Do you want to keep old configuration? [y/n] Choose “Y
4.Creating partition...
5.Formatting disk…
6. Software installed…
7. Press ENTER to reboot
 
8.  Default Login User and Password User = admin dan Password = [kosong]
 
9.  Lembar desktop Mikrotik dan Welcone Menu
10. License level 0 = trial time 24 jam
  



MIKROTIK SEBAGAI GATEWAY
 
Mikrotik sebagai gateway adalah salah satu fitur yang sering digunakan selain management bandwidth pada jaringan. Mikrotik sebagai gateway adalah router yang dimanfaatkan sebagai jalan atau gerbang keluar masuknya paket data dari internet.
Jika kita mengacu pada gambar diatas terdapat beberapa list IP address yang akan digunakan, yaitu:
Ether1 IP address-nya 192.168.137.254/24; Gateway 192.168.137.1; DNS 192.168.137.1
Ether2 IP address-nya 192.168.2.1/24; Gateway -; DNS –
·         PC client1 IP address 192.168.2.2/24; Gateway 192.168.2.1; DNS 192.168.2.1
·         PC client2 IP address 192.168.2.3/24; Gateway 192.168.2.1; DNS 192.168.2.1
Ether3 IP addres-nya 192.168.3.1/24; Gateway -; DNS –
·         Laptop1 MAC address; Gateway 192.168.3.1; DNS 192.168.3.1
·         Laptop2 MAC address; Gateway 192.168.3.1; DNS 192.168.3.1

Dari tabel diatas dapat diterangkan terdapat 3 (tiga) buah interface pada router yang akan kita gunakan. Ether1 terhubung ke jalur ISP, ether2 ke local kabel dan ether3 ke wireless dan merupakan DHCP Server.
Untuk melakukan konfigurasi mikrotik sebagai gateway, kita harus mengetahui alamat IP address, Gateway dan DNS server yang diberikan oleh ISP. Berikut lsngkah-langkah untuk melakukan konfigurasi mikrotik sebagai gateway:
1.             Pastikan interface pada router
[admin@mikrotik]> interface print
2.             Pastikan alamat IP pada router masih kosong
[admin@mikrotik]> ip address print
3.             Lakukan konfigurasi sebagai berikut untuk membuat mikrotik sebagai gateway. Langkah pertama yang akan kita lakukan ialah memasukan alamat IP address pada router. Dan pastikan alamat IP yang akan digunakan masih dalam satu buah network yang sama dari
ISP.
[admin@mikrotik]> ip address add address=192.168.137.254/24 interface=ether1
4.             Memasukan alamat gateway yang telah disediakan oleh ISP.
[admin@mikrotik]> ip route add gateway=192.168.137.1
5.             Memasukan alamat DNS server ISP
[admin@mikrotik]> ip dns set server=192.168.137.1 allow-remote-request=yes
6.             Langkah selanjutnya ialah melakukan NAT agar router dapat terkoneksi ke dalam jaringan internet.
[admin@mikrotik]>           ip            firewall                 nat         add        chain=srcnat      out-interface=ether1 action=masquerade
7.             Nah, kita baru saja menyelesaikan pembuatan mikrotik sebagai gateway. Sekarang lakukan uji koneksi jaringan apakah router sudah dapat melakukan koneksi ke dalam jaringan internet.
8.             Jika router sudah terkoneksi kedalam jaringan internet. Maka selanjutnya kita akan membuat jaringan local pada “ether2” terkoneksi juga kedalam jaringan internet.
9.             Menambahkan alamat IP address pada ether2
[admin@mikrotik]> ip address add address=192.168.2.1/24
10.         Melakukan cek alamat IP address pada router untuk memastikan apakah ether1 dan ether2 sudah terdapat IP address
[admin@mikrotik]> ip address print
 
11.         Oke, pada ether1 dan ether2 sudah terdapat alamat IP. Langkah selanjutnya ialah melakukan konfigurasi IP address terhadap PC client dengan memberikan alamat IP address secara static. 
 
12.         Lakukan uji koneksi terhadap client untuk memastikan client sudah terkoneksi kedalam jaringan internet.

13.         Oke kita baru saja menyelesaikan konfigurasi mikrotik sebagai gateway. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar