Senin, 25 April 2016

PERTEMUAN IV

CARA MEMBUAT WLAN DI WINDOWS 7 DAN AD-HOC DI WINDOWS 7,8,8.1, 10
Dengan jaringan wlan computer maupun laptop dapat terkoneksi satu dengan lainnya tanpa menggunakan kabel cross. Computer maupun laptop yang terkoneksi dapat berbagi informasi, file, bahkan dapat bermain game multiplayer wlan.
Langsung saja tutorialnya, karena laptop yang saya gunakan windows 10 untuk cara membuat Wlan saya tidak sertakan gambar :
·         Pada taskbar klik kanan pada ikon sinyal dan pilih “Open Network and Sharing Center”
·         Kemudian klik “Set up a new connection or network
·         Pilih “Set up a wireless adhoc network”. Kemudian pilih “Next”
·         Kemudian akan muncul keterangan wlan anda seperti nama wlan dan passwordnya. Centang “save this network”, Kemudian pilih “Next”
·         Selamat wlan anda telah berhasil dibuat, untuk mengatifkannya klik kiri ikon sinyal di taskbar, maka akan muncul jaringan yang telah anda buat tadi
·         Klik kiri pada jaringan tersebut, dan klik “connect”
·         Selesai
Cara membuat ad-hoc di windows 7.8,8.1, dan 10
Sebenarnya sama fungsinya seperti membuat wlan, namun ad-hoc lebih seperti wifi, langsung saja
·         Klik kanan pada tombol start, dan pilih “command prompt (admin)” jika ada notifikasi bla bla bla pilih "yes"


·         Kemudian akan uncul command promptnya, ketikkan (tanpa tanda petik)
“netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=nama_adhoc key=passwordminimal8karakter”
Lalu klik enter



·         Jika muncul tulisan 3 baris di bawah berarti berhasil, jika tidak mungkin ada ketikkan yang salah





·         Untuk mengaktifkan ad-hoc tersebut ketikkan (tanpa tanda petik)
“netsh wlan start hostednetwork”
Lalu klik enter



·         Untuk mematikan ad-hoc tersebut ketikkan (tanpa tanda petik)
“netsh wlan stop hostednetwork”
Lalu klik enter




Senin, 11 April 2016

PERTEMUAN III

SUBNETTING

Subnetting adalah metode atau teknik membuat host id dengan mengorbankan bit host. Penulisan IP biasanya seperti ini 192.168.10.2 (IP class C) namun adakalanya seperti ini 192.168.10.2/24. Apa maksudnya? IP address 192.168.10.2 dengan subnet mask defaultnya 255.255.255.0, /24 diambil dari 24 bit subnet mask diselubung dengan binary 1. Atau seperti ini

11111111.11111111.11111111.00000000
27+26+25+24+23+22+21+20  +  27+26+25+24+23+22+21+20   +  27+26+25+24+23+22+21+20  + 0
255                        + 255                                  255                              + 0
Konsep tersebut disebut CIDR, berikut table CIDR
                     

Perhitungan :
IP Address 192.168.10.0/25 kelas C dengan subnet mask /25 berarti
11111111.11111111.11111111.10000000
(255.255.255.128)
·         Jumlah Subnet = 2x, yang mana x adalah banyaknya binary 1 pada octet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah subnet adalah 21=2
·         Jumlah Host = 2y-2, yang mana y adalah binary 0 pada octet terakhir subnet mask. Jadi jumlah host = 27-2=126
·         Blok subnet = 256 – 128 =128 (nilai octet terakhir subnet mask 10000000 alias 27=128) = 128. Lengkapnya 0, 128
*nilai 128 adalah kelipatan, karena kelipatan setelah 128 adalah 256 maka tidak dilanjutkan (karena batas nilai subnet mask 255)

·         Tabel Subnettingnya

IP Subnet
192.168.10.0
192.168.10.128
IP Awal
192.168.10.1
192.168.10.129
IP Akhir
192.168.10.126
192.168.10.254
IP Broadcast
192.168.10.127
192.168.10.255
*IP Subnet adalah blok subnet
*IP awal adalah blok 1 angka setelah subnet
*IP Broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya
*IP akhir adalah 1 angka sebelum broadcast
*Host yang bisa digunakan yaitu mulai IP awal hingga IP ahkir yang berarti adalah 126 host + 126 host = 252

Contoh lagi
IP Address 192.168.0.0/24 kelas C dengan subnet mask /24 berarti
11111111.11111111.11111111.00000000
(255.255.255.0)
·         Jumlah subnet : 20=1
·         Jumlah Host : 28-2=254
·         Blok subnet = 256 – 0 = 256
·        
      Tabel Subnettingnya

IP Subnet
192.168.0.0
IP Awal
192.168.0.1
IP Akhir
192.168.0.254
IP Broadcast
192.168.0.255

·         Dapat disimpulkan IP Address kelas C hanya mampu menampung host maksimal 254 host

Minggu, 03 April 2016

PERTEMUAN II

IP ADDRESS

IP Address adalah sebuah alamat pada computer agar yang mana dengan alamat itu computer bias terhubung dengan computer lain.

IP terbagi menjadi dua :
     
 A.      IP Private : ip yang hanya kita yang tau, contoh : komputer ke komputer menggunakan kabel cross
     B.      IP Public : ip yang semua orang bias terhubung, contoh : ip google 8.8.8.8

IP Address mempunyai dua bagian yaitu Network ID (alamat jaringan) dan Host ID (alamat host/device), contoh : 192.168.10.1 Network dari IP Address tersebut 192.168.10 sedangkan Host ID-nya 1.

IP Address memiliki kelas-kelas yaitu :
     A.      1-126     | x.y.y.y 
     B.      128-191 | x.x.y.y
     C.      192-223 | x.x.x.y

Keterangan :                                       
X = Network ID
Y = Host ID


Catatan : Selama alamat jaringan sama dan host berbeda, maka dapat terkoneksi

PERTEMUAN I

JARINGAN

Jaringan adalah sekelompok perangkat (device) yang saling terhubung (lebih dari satu) sehingga dapat berbagi data ataupun informasi. Contoh laptop dengan printer.

1.       Jaringan Berdasar Area-nya:

A.      PAN (Personal Area Network) jaringan yang menghubungkan device dengan pengguna secara dekat. Contoh Printer, sharing file menggunakan Bluetooth dll.
B.      LAN (Local Area Network) jaringan yang lebih luas dari PAN dengan range 10-100 meter. Contoh: warnet
C.      CAN (Campus Area Network) jaringan yang menghubungan dua LAN ataupun lebih pada suatu lingkup tertentu. Contoh: jaringan yang berada di kampus kita
D.      MAN (Metropolitan Area Network) jaringan yang menggabungkan dua atau lebih LAN dan CAN dalam suatu lingkup kota tertentu dengan range hingga 50km. contoh: jaringan kampus nuri yang menghubungkan kampus kramat 18 dan salemba 22
E.       WAN (Wide Area Network) jaringan yang lingkupnya luas, meliputi kota, provinsi, pulau bahkan benua.
F.       GAN (Global Area Network) jaringan yang lingkupnya seluruh dunia. Contoh : internet

2.       Jaringan Berdasarkan Tipenya

A.      Peer to Peer
Pada jaringan ini computer berkedudukan sama dapat menjadi server maupun client
B.      Client Server
Pada jaringan computer ada yang menjadi server yang dapat mengatur computer lain (client)

3.       Topologi Jaringan (Bentuk Jaringan Secara Fisik)

A.      Bus : setiap computer terhubung dengan kabel tunggal disebut trunk,backbone,atau segment. Media koneksinya menggunakan kabel koaksial.


B.      Star : Topologi jaringan yang paling banyak digunakan, yang membentuk seperti bintang (kadang juga tidak) yang mana semua komputernya dihubungkan ke sebuah hub atau switch menggunakan kabel UTP.


C.      Ring : setiap computer dihubungkan dengan computer lain, begitu seterusnya hingga kembali ke computer awal yang membentuk lingkaran.